Home / Teknologi / Bahaya Video AI

Bahaya Video AI

Video AI dan Fenomena Fitnah Dajjal

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa banyak manfaat, mulai dari hiburan, bisnis, hingga pendidikan. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga dimanfaatkan untuk membuat konten manipulatif. Salah satu tren yang berbahaya adalah munculnya video AI yang dikaitkan dengan fitnah Dajjal.

Video semacam ini sering menggunakan teknik deepfake atau AI-generated video untuk menciptakan visual yang tampak nyata, lalu dipadukan dengan narasi keagamaan yang dipelintir. Akibatnya, banyak orang awam yang mudah percaya dan merasa takut, padahal konten tersebut tidak memiliki dasar ilmiah maupun keagamaan yang valid.

Bahaya Video AI Bertema Dajjal

  1. Menyebarkan Ketakutan Berlebihan Video sensasional membuat masyarakat panik dan paranoid, seolah-olah AI adalah “alat Dajjal”.
  2. Mencampuradukkan Fakta dan Fiksi Visual realistis dari AI membuat orang sulit membedakan mana yang benar dan mana yang manipulasi.
  3. Menyalahgunakan Simbol Agama Kutipan ayat atau hadis sering dipelintir untuk mendukung narasi palsu.
  4. Memecah Belah Umat Fitnah semacam ini bisa menimbulkan perdebatan dan perpecahan di masyarakat.

Ciri-Ciri Video Fitnah AI

  • Judul sensasional seperti “AI adalah Dajjal” atau “Teknologi akhir zaman”.
  • Menampilkan tokoh agama atau ilmuwan palsu yang seolah-olah mendukung narasi.
  • Menggabungkan visual futuristik dengan kutipan agama tanpa konteks.
  • Tidak menyertakan sumber valid atau referensi ilmiah.

Cara Menyikapi Video AI Bertema Dajjal

  1. Jangan Langsung Percaya – Selalu verifikasi sumber konten.
  2. Cek Kredibilitas Pembuat Konten – Apakah mereka ahli atau hanya mengejar viralitas.
  3. Diskusikan dengan Tokoh Agama dan Ahli Teknologi – Untuk mendapatkan perspektif seimbang.
  4. Laporkan Konten Berbahaya – Jika mengandung hoaks atau manipulasi agama.
  5. Tingkatkan Literasi Digital – Agar masyarakat lebih kritis terhadap konten manipulatif.

Perspektif Islam tentang Teknologi

Dalam Islam, teknologi adalah alat. Ia bisa digunakan untuk kebaikan maupun keburukan, tergantung niat dan penggunaannya. Menyebarkan fitnah bahwa AI adalah Dajjal tanpa dasar jelas justru bertentangan dengan nilai keilmuan dan adab.

Ulama modern menekankan bahwa umat Islam harus bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi. Alih-alih takut, kita perlu memanfaatkan AI untuk hal-hal positif seperti dakwah digital, pendidikan, dan bisnis.